Kaltim Punya PR Tumbuhkan Minat Generasi Muda Jadi Petani

SAMARINDA – Sektor pertanian sebenarnya sangat menjanjikan. Namun tampak minat generasi muda yang minim untuk bergerak sebagai petani.

Faktanya, sektor pertanian sangat mempengaruhi ketahanan pangan negara, stabilitas nasional, hingga menggenjot peningkatan devisa negara.

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Abdul Rofik menilai, petani adalah sektor pengusaha yang begitu menjanjikan. Dia menyebut, sebagai petani juga bisa jadi langkah awal sebagai pengusaha sukses.

“Tapi persoalannya brand petani itu dianggap tidak berpendidikan, jelek, miskin. Padahal kalau kita tahu, jika dia benar-benar petani profesional maka orang kaya raya itu ada di petani,” ungkap Abdul, Selasa (28/2/2023).

Menurutnya, pelatihan dan pembinaan untuk generasi muda lebih meminati sektor pertanian juga sangat diperkukan. Apalagi jika diberi pemahaman sebagai petani punya prospek yang tinggi dan segmentasi pasarnya jelas.

Sehingga juga perlu adanya pelatihan dan pembinaan terhadap generasi muda guna menumbuhkan kecintaan kaum muda terhadap sektor pertanian.

“Kalau para petani ini benar-benar dibina kemudian dipahamkan bahwasa petani ini memiliki prospek yang tinggi dan pasar yang jelas. Saya rasa tidak masalah,” sambung dia.

Kaltim juga dinilai punya potensi sumber daya manusia di bidang pertanian. Generasi muda yang notabenenya merupakan penerus bangsa harus dipersiapkan.

“Petani sekali panen bisa banyak. Walaupun sebenarnya kenapa mereka berpikir untuk bertani karena terkadang hasilnya yang tidak sesuai dengan pengeluaran para petani,” tutupnya. (Dys/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *