SAMARINDA – Bappeda Provinsi Kaltim dan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kaltim menggelar Forum Data Tematik Kemiskinan bersama Badan Pusat Statistik Kaltim di Hotel Swiss-bell Balikpapan, Selasa (06/06/2023).
Forum Data Tematik Kemiskinan tahun 2023 tersebut mengambil tema : ”Integrasi Regsosek Dalam Kerangka Kebijakan Satu Data Untuk Mendukung Agenda Strategis Pengentasan Kemiskinan Kalimantan Timur”.
Kepala Bappeda Kaltim Yusliando menyebutkan tujuan dari pelaksanaan Forum Satu Data ini dalam rangka sinkronisasi dan konsolidasi data difokuskan pada data yang berkaitan dengan dukungan terhadap upaya pengentasan kemiskinan di Kalimantan Timur.
Acara tersebut dihadiri oleh unsur BPS Provinsi selaku Pembina, Diskominfo Kaltim selaku Wali Data, 15 Perangkat Daerah Provinsi terkait dengan kemiskinan sebagai Wali Data Pendukung, Perangkat Daerah selaku Produsen Data, Bappeda/Diskominfo/BPS Kabupaten/Kota, dan TGUP3.
Menurutnya rapat ini sangat penting, karena permasalahan kemiskinan hingga saat ini masih menjadi paradoks dalam pembangunan.
“Pertumbuhan ekonomi di Kaltim belum sepenuhnya bersifat inklusif. Oleh karena itu, hal ini perlu di antisipasi dengan baik melalui kebijakan pembangunan yang tepat didukung dengan data yang akurat,” kata Yusliando.
Rapat dihadiri diikuti 100 peserta dari seluruh kabupaten dan kota se-Kaltim. Narasumber dihadirkan antara lain Toton Dartono (Unit Advokasi Daerah TNP2K), Kepala BPS Yusniar Juliana dan Kepala Diskominfo Kaltim M Faisal.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kaltim ibu Sri Wahyuni yang hadir membuka acara mengatakan untuk memperkaya data pada Portal Satu Data dan Geoportal. Integrasi akan dilakukan dengan data ETAM berkelanjutan yang diinisiasi oleh BPS Kaltim untuk mendukung pengentasan kemiskinan di Kalimantan Timur.
“Saya berharap melalui kegiatan forum data ini kita semua dapat mendukung terwujudnya Satu Data Kalimantan Timur dan menjadi perhatian khusus bagi seluruh perangkat daerah dan instansi vertikal yang merupakan produsen data dilingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur,” ungkap Sri. (Adv/Diskominfo Kaltim/dtn)
