Jelang Pemilu 2024, DPRD Samarinda Minta KPU Lebih Inovatif Tingkatkan Partispasi Pemilih

SAMARINDA – Dalam beberapa bulan ke depan, masyarakat Samarinda akan melaksanakan Pesta Demorkasi lima tahunan melalui Pemilu 2024. DPRD Samarinda melalui Komisi I  mengingatkan kepada penyelenggara Pemilu untuk bisa mengambil langkah yang lebih inovatif.

Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Joha Fajal mengajak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda untuk bisa menarik minat pemilih agar tidak mengambil sikap Golput. Joha menuturkan, dari informasi yang ia terima hingga saat ini masih banyak warga Samarinda yang memutuskan untuk golput. Sehingga hal ini perlu ditelusuri penyebabnya dan dievaluasi untuk pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan datang.

“Kita sebut itu sebagai Pesta Demokrasi, semestinya benar-benar menjadi pesta yang menyenangkan bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.

Ia menyebut, pihaknya juga masih terus mengevaluasi pelaksanaan Pemilu 2019. Kegiatan tersebut dilakukan guna mengetahui apa yang menyebabkan masyarakat enggan menggunakan hak pilih mereka. Sehingga harapannya, sembari mencari akar masalahnya, pihaknya berharap KPU bisa terus berinovasi utuk meningkatkan jumlah pemilih yang menggunakan hak mereka.

Untuk informasi, Pemilu 2019 masih meninggalkan angka golput yang terbilang tinggi. Pasalnya partisipasi pemilih di Kota Tepian hanya mencapai 72,2 persen. Bahkan angka tersebut menurun dalam pelaksanaan Pilkada tahun 2020 lalu. Dalam agenda pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda, hanya ada 52,26 persen masyarakat Samarinda yang menggunakan hak pilih mereka. (ADV/DPRD Kota Samarinda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *