Entaskan Pengangguran di Samarinda, DPRD Samarinda Minta Pemkot Rutin Berikan Pelatihan

SAMARINDA – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, angka pengangguran di Samarinda per 2022 lalu masih mencapai 6 persen lebih. Untuk mengetaskan permasalahan tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti meminta agar Pemkot Samarinda bisa sering melakukan pelatihan untuk warga Samarinda yang tergolong dalam usia kerja.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini generasi muda cenderung lebih ingin untuk kerja sebagai aparatur pemerintahan, karena sektor tersebut dianggap lebih stabil. Kondisi ini menyebabkan persaingan ketat untuk lowongan kerja yang tersedia di sektor tersebut.

“Karena itu pemerintah bertugas untuk memberikan pelatihan. Supaya warga kita yang di usia kerja punya kemampuan, dan keahlian untuk bersaing,” ujarnya.

Puji menyebutkan, pengangguran di Samarinda juga diperparah dengan terbatasnya lapangan pekerjaan yang tersedia. Kondisi ini terjaid tidak hanya di kantor-kantor pemerintahan, namun juga di sektor swasta.

Sementara di satu sisi, anak-anak Samarinda yang lulus dari jenjang SMK ini tidak mendapatkan pembinaan yang optimal. Tanpa tindak lanjut yang serius, dan minimnya sarana untuk mengembangkan keterampilan mereka, maka lulusa SMK pun banyak yang menganggur karena tak bisa terserap di dunia kerja.

“Pemerintah bisa kok membantu, ya itu tadi. Bisa dengan pelatihan, atau pemberian modal,” tutupnya. (ADV/DPRD Kota Samarinda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *