Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud. (Istimewa)
SAMARINDA – Pemerintah Pusat kian serius dengan rencana memindahkan Ibu Kota dari DKI Jakarta ke Kaltim. Bahkan Ibu Kota Nusantara (IKN) di kawasan Penajam Paser Utara (PPU) telah memiliki dasar hukum melalui Undang Undang Nomor 3 tahun 2022 yang sudah disahkan awal tahun 2022 lalu.
Karena itu, Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud meminta agar pemuda Kaltim bisa memaksimalkan persiapan mereka dalam menyambut perpindahan IKN. Kendati demikian, ia menerangkan bahwa pemindahan IKN harus didukung karena merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memeratakan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.
“Ini PR untuk generasi muda di Kaltim. Harus mempersiapkan diri. Bisa lewat oeningkatan keterampilan dan kemampuan agar bisa jadi SDM unggul dan berkualitas,” tegas dia, Sabtu (21/10/2023).
Pesan Hasanuddin tersebut bukan tanpa sebab. Hasanuddin menerangkan, setelah ditetapkan sebagai kawasan IKN, Kaltim menjadi kian seksi di mata seluruh penduduk Indonesia. Tak heran, meskipun IKN belum selesai dibangun, sudah banyak pendatang yang melakukan migrasi di Kaltim.
Nantinya, setelah ibu kota resmi pindah ke Kaltim, diprediksi akan lebih banyak penduduk yang melakukan migrasi ke Benua Etam. Bukan hanya pegawai-pegawai negeri di lingkungan kementerian dan lembaha di pemerintah pusat, namun juga masyarakat umum yang hendak mengadu nasib di Ibu Kota.
“Hal ini tentu akan menyebabkan ketatnya persaingan di dunia kerja. Jangan sampai anak Kaltim, generasi muda justru tidak bisa bersaing dan hanya menjadi penonton,” pungkasnya. (dtn/Adv DPRD Kaltim)
