DPRD Samarinda Terima Aduan Warga Soal Proyek Normalisasi SKM

SAMARINDA  Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Joha Fajal meminta Pemerintah Kota Samarinda agar lebih memasifkan sosialisasi terkait program lanjutan Sungai Karang Mumus (SKM) kepada masyarakat setempat atau yang terdampak.

Pasalnya, Joha mengaku mendapat banyak aduan dari masyarakat terkait proyek lanjutan Normalisasi SKM tersebut.

Joha mengharapkan, masyarakat memahami secara keseluruhan tujuan dari program SKM itu, sehingga perlu adanya sosialisasi mendalam kepada warga setempat.

“Sosialisasi harus dilakukan secara intens khususnya kepada warga yang akan terdampak proyek. Karena, dalam proyek normalisasi SKM, akan ada bangunan warga yang mau tak mau harus ditertibkan. Hal ini karena, bangunan-bangunan tersebut berdiri di bantaran sungai,” paparnya, Selasa (14/11/2023).

Ia membeberkan, rencananya program normalisasi SKM termasuk penertiban bangunan-bangunan di tepi sungai akan kembali dilanjutkan pada Januari 2024 mendatang. Kepada pemerintah, Joha berpesan agar terlebih dahulu menunaikan kewajiban mereka dalam memenuhi hak masyarakat yang terdampak.

Urusan sosialnya dituntaskan, pembayaran ganti rugi sesuai dengan ketentuan harus sudah terlaksana sebelum menertibkan, tutupnya. (ADV/DPRD Mota Samarinda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *