Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Veridiana Huraq Wang. (ist)
SAMARINDA – Akses jalan dari Kutai Barat menuju Mahakam Ulu diharapkan mendapatkan perhatian lebih dari Pemprov Kaltim. Hal ini disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Veridiana Huraq Wang, yang juga merupakan wakil rakyat asal Daerah Pemilihan (Dapil) dari kedua daerah tersebut.
Veri mengungkapkan, pihaknya sempat melakukan kunjungan kerja ke Mahakam Ulu (Mahulu) beberapa waktu lalu. Dalam perjalanannya, Komisi III DPRD Kaltim dihadapkan dengan kondisi jalan yang terbilang memprihatinkan.
Ia menilai pembangunan yang dilakukan di wilayah Kutai Barat (Kubar) dan Mahulu dapat dikatakan timpang. Khususnya bila dibandingkan dengan pembangunan yang dilakukan di kawasan-kawasan perkotaan.
“Karena itu saya sering ‘teriak’ setiap rapat paripurna dengan pemerintah,” ucapnya, Selasa (14/11/2023).
“Jangan Cuma kota yang dibangun, Kubar dan Mahulu tolong juga dapat perlakuan yang sama,” sambungnya.
Sejatinya, ia mengaku bahwa sudah ada kerja dari pemerintah berkaitan dengan kondisi tersebut. Hal itu terlihat dari beberapa pekerja yang nampak melakukan pengerjaan di beberapa titik di jalan penghubung tersebut.
Dia berharap, titik-titik yang masih dalam kondisi rusak barat juga bisa mendapatkan perbaikan. Karena dijelaskannya, saat hujan turun kondisi jalan di jalur tersebut cukup membahayakan, karena tidak aman untuk dilalui kendaraan.
“Semoga perbaikan yang dilakukan mencakup banyak titik. Khususnya titik-titik yang rusak parah,” pungkasnya. (ADV DPRD Kaltim)
