SAMARINDA – Proses Penerimaan Peserta DIdik Baru (PPDB) pada tahun ajaran2023/2024 lalu, ada tiga jalur yang tersedia. Dinas Pendiidkan dan Kebudayaan (Disidkbud) Samarinda menerapkan tiga jalur yang meliputi, jalur afirmasi, jalur prestasi akademik dan non-akademik, serta jalur zonasi yang dihitung berdasarkan jarak tempat tinggal calon siswa, ke sekolah yang mereka tuju.
Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar pun memberikan apresiasinya atas komitmen Disdikbud Samarinda dalam menciptakan PPDB berkualitas. Namun ia mengingatkan kepada instansi terkait Samarinda untuk bisa fokus dengan tiga jalur yang sudah ditetapkan tersebut. Permintaan ini disampaikannya demi menghindari potensi masalah yang terjadi dalam proses PPDB di kemudian hari.
“Saya beri contoh ya, misalnya yang titipan. Jangan sampai nanti ketahuan, viral ke publik karena ada siswa titipan. Itu bisa mencoreng dunia pendidikan di Samarinda,” bebernya.
Meski sudah memberikan peringatan, Deni menegaskan belum diketahui ada kasus serupa yang terjadi dalam pelaksanaan PPDB di Samarinda. Ia mengamini bahwa PPDB untuk tahun ajaran 2023/2024 berjalan sssuai dengan ketentuan, dengan jalur-jalur resmi yang tersedia.
Namun, menurutnya tetap ada beberapa hal yang perlu diperbaiki. Deni menyebut, pelaksanaan PPDB 2023/2024 tidak sepenuhnya sempurna. Karena itu ia berharap, pelaksanaan PPDB tahun ini bisa menjadi dasar evaluasi untuk Disdikbud Samarinda.
“Permasalahan tentu ada, tidak ada yang sempurna. Jadi, apa yang jadi masalah lekas dicarikan solusinya,” tutupnya. (ADV/DPRD Kota Samarinda)
