Foto: Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Afif Rayhan Harun, (ist).
Integritaskaltim.com, Samarinda – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Afif Rayhan Harun, menekankan pentingnya transparansi dan kehati-hatian dalam pengelolaan dana Program Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya) oleh Ketua RT.
Program unggulan Pemkot Samarinda ini telah melalui berbagai sosialisasi dan evaluasi, yang dihadiri oleh seluruh Ketua RT di Kota Tepian.
Menurut Afif, realisasi Probebaya harus diawasi dengan ketat dan dilaksanakan secara transparan karena melibatkan alokasi anggaran yang signifikan untuk setiap RT.
“Program ini kan berkaitan dengan uang, bukan berarti kita takut, tetapi harus hati-hati. Kalau kita tidak punya jiwa integritas, terutama para RT, kehadiran Probebaya ini percuma saja,” kata legislator muda tersebut pada Jumat (30/6/2024).
Afif menegaskan bahwa DPRD akan konsisten dalam mengawasi setiap alokasi anggaran pembangunan, termasuk dana yang disalurkan untuk Probebaya.
Ia mengingatkan bahwa kesalahan satu atau dua orang dalam pengelolaan dana ini bisa mencederai program yang memiliki tujuan mulia.
“Karena jangan sampai gara-gara ulah satu atau dua orang saja malah mencederai program ini,” tegasnya.
Ia berharap realisasi anggaran program unggulan ini dapat berjalan lancar dan transparan, sehingga benar-benar memberikan dampak positif terhadap pembangunan, terutama di tingkat RT.
Pemkot Samarinda telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp200 miliar untuk membiayai program Probebaya, dengan masing-masing RT mendapatkan anggaran sebesar Rp100 juta. Dengan pengelolaan yang tepat, diharapkan program ini dapat mendukung pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat di tingkat RT.
“Program ini otomatis dapat membantu perekonomian, seperti membantu infrastruktur jalan dan lainnya,” pungkasnya.(wan/ADV/DPRD SMD)
