Program Gratispol Tahap Pencairan, Pemprov Kaltim Terkendala Ada Rekening PT Tidak Aktif

Foto Istimewa/Gratispol

SAMARINDA – Realisasi dana program beasiswa Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) bernama Gratispol saat ini sudah pada tahap proses pencairan ke sejumlah Perguruan Tinggi di Kaltim.

Namun pada prosesnya, masih terdapat beberapa kendala dalam proses pencairan dana berasiswa tersebut. Salah satunya ada beberapa rekening Perguruan Tinggi yang tidak aktif.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setprov Kaltim, Dasmiah kepada awak media belum lama ini.

Dasmiah mengatakan, masih terdapat anggaran sekitar Rp20 miliar yang tertahan bukan karena masalah pendanaan, melainkan sepenuhnya akibat kondisi rekening perguruan tinggi yang tidak aktif.

Bahkan, ia menjelasakan bahwa proses transfer dana bantuan pendidikan tersebut dilakukan secara serentak untuk menghindari ketimpangan pencairan antar Perguruan Tinggi.

Namun kata dia, dengan sistem itu, sehingga jika salah satu rekening bermasalah, maka bisa menahan seluruh proses pencairan berikutnya.

“Bukan di kami kendalanya. Dana sudah siap. Tetapi saat hendak ditransfer, ternyata ada rekening kampus yang tidak aktif. Satu perguruan tinggi saja bermasalah bisa mempengaruhi yang lain karena kami menyalurkan secara serentak,” jelasnya.

Ia menyebut, hingga kini masih ada 10 kampus yang belum menyelesaikan perbaikan data rekening sehingga pencairan sisa anggaran belum bisa dituntaskan.

“Saya sudah minta dibukakan oleh pihak Bank Kaltimtara, dan alhamdulillah langsung direspons. Mudah-mudahan dalam waktu dekat selesai, mungkin besok,” ujarnya.

Selain kendala teknis rekening, Dasmiah juga menyoroti masih adanya mahasiswa yang belum mengisi link beasiswa tersebut, padahal data tersebut menjadi dasar pemadanan identitas penerima. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *