DP3AP2KB PPU Siapkan Program Magang bagi Siswa SLB, Perkuat Pemenuhan Hak Anak Disabilitas

Kepala DP3AP2KB PPU, Jensje Grace Makisurat saat melakukan koordinasi di SLB Negeri PPU

PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus mendorong pemenuhan hak anak penyandang disabilitas melalui penguatan akses pendidikan, pengembangan keterampilan, dan kesempatan berpartisipasi di lingkungan sosial. Salah satu upaya yang dilakukan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) PPU adalah koordinasi rencana pelaksanaan program magang bagi siswa kelas XI SLB Negeri Penajam Paser Utara.

Koordinasi tersebut dilaksanakan pada Rabu (14/10/2026), dengan melibatkan Kepala DP3AP2KB PPU, Kepala Subbagian Umum, serta konselor DP3AP2KB. Rombongan diterima langsung oleh Kepala SLB Negeri PPU bersama guru pendamping dan siswa yang akan mengikuti program magang.

Kepala DP3AP2KB PPU, Jensje Grace Makisurat, menegaskan bahwa pemenuhan hak anak, termasuk anak penyandang disabilitas, perlu diwujudkan melalui kesempatan yang setara untuk belajar, berkembang, dan mengasah kemampuan sesuai potensi masing-masing.

“DP3AP2KB PPU berkomitmen untuk terus mendorong terwujudnya lingkungan yang ramah anak dan inklusif. Setiap anak, termasuk anak penyandang disabilitas, harus memperoleh kesempatan untuk tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi sesuai dengan potensi yang dimiliki,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, pembahasan difokuskan pada kesiapan pelaksanaan magang agar dapat berjalan dengan baik dan sesuai kebutuhan, kemampuan, serta kondisi siswa. Koordinasi antara DP3AP2KB dan pihak sekolah menjadi bagian penting untuk memastikan kegiatan dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan peserta.

Melalui kerja sama tersebut, lingkungan magang diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi siswa. Selain itu, suasana yang inklusif diperlukan agar peserta dapat mengikuti proses pembelajaran dan mengembangkan keterampilan tanpa menghadapi perlakuan diskriminatif.

Program magang ini juga menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pemenuhan hak anak penyandang disabilitas, terutama dalam memperoleh pendidikan, mengembangkan potensi diri, serta mendapatkan kesempatan berpartisipasi dalam kehidupan sosial. Dengan pengalaman praktik, siswa diharapkan dapat mengenal lingkungan kerja sekaligus memperoleh pengalaman belajar yang bermakna.

DP3AP2KB PPU berupaya memperkuat sinergi dengan satuan pendidikan agar pelaksanaan program tersebut dapat memberikan manfaat bagi siswa. Komunikasi antara pemerintah daerah, pihak sekolah, guru pendamping, dan siswa menjadi faktor penting dalam mempersiapkan kegiatan sesuai kebutuhan peserta.

Melalui koordinasi ini, pelaksanaan magang diharapkan tidak hanya menjadi sarana pengembangan keterampilan, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan yang ramah anak dan inklusif.

Pemerintah Kabupaten PPU melalui DP3AP2KB berkomitmen untuk terus mendorong upaya pemenuhan hak anak agar setiap anak, termasuk anak penyandang disabilitas, memiliki kesempatan yang setara untuk belajar, berkembang, dan berpartisipasi sesuai dengan kemampuan serta potensi yang dimilikinya. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *