PGRI dan DWP PPU Perkuat Aksi Kemanusiaan, Dorong Partisipasi Perempuan dalam Donor Darah

Dok. Humas Setkab PPU

PENAJAM – Organisasi perempuan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus menunjukkan kontribusi nyata dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Salah satunya melalui aksi donor darah yang digelar Perempuan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten PPU di RSUD Aji Putri Botung, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian organisasi perempuan dalam mendukung kebutuhan pelayanan kesehatan, khususnya membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan transfusi.

Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI ke-81 dan HUT DWP Kabupaten PPU. Kedua organisasi memanfaatkan momentum peringatan hari jadi untuk menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ketua Perwakilan PGRI, Gustin Winaria, menjelaskan bahwa aksi donor darah ini melibatkan 50 peserta dari dua organisasi. Sebanyak 25 peserta berasal dari unsur DWP Kabupaten PPU dan 25 lainnya merupakan anggota PGRI.

Menurutnya, partisipasi tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian anggota organisasi terhadap kebutuhan kemanusiaan. Meski demikian, tidak semua peserta dapat mengikuti proses donor darah karena harus memenuhi sejumlah persyaratan kesehatan berdasarkan pemeriksaan medis.

Gustin menilai kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan kegiatan berikutnya. Persiapan dan sosialisasi mengenai persyaratan donor perlu ditingkatkan agar partisipasi peserta dapat lebih optimal.

Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten PPU, Riawati Koriah Tohar, berharap kegiatan donor darah dapat menjadi agenda sosial berkelanjutan yang melibatkan lebih banyak anggota organisasi.

Ia menekankan pentingnya perencanaan yang lebih matang sehingga kegiatan serupa pada masa mendatang dapat menjangkau lebih banyak calon pendonor yang memenuhi persyaratan kesehatan.

Menurutnya, aksi donor darah bukan sekadar kegiatan dalam rangka memperingati hari jadi organisasi, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian sosial yang memiliki manfaat besar bagi masyarakat.

Melalui sinergi PGRI dan DWP, diharapkan semakin banyak organisasi perempuan yang tergerak untuk berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan. Dengan demikian, keberadaan organisasi tidak hanya berperan dalam kegiatan internal, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sosial.

Aksi ini menjadi bukti bahwa peringatan hari jadi organisasi dapat dimaknai melalui kegiatan produktif dan bermanfaat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong serta kepedulian terhadap sesama di Kabupaten Penajam Paser Utara. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *