SAMARINDA – Pasar Ramadhan di Gor Segiri Samarinda akan ditutup pada hari Minggu (09/05/2021) nanti. Hal ini disampaikan oleh Ketua Panitia Pasar Ramadhan sekaligus Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Samarinda Erham Yusuf pada saat acara seremoni penutupan Pasar Ramadhan yang digelar hari ini, Jum’at (27/05/2021).
Penutupan secara resmi dilakukan oleh Wali Kota Samarinda Andi Harun. Dihadiri Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi Wongso, Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Samarinda Sugeng Chairuddin, Asisten I dan Asisten II, Forkopimda, dan para undangan.
Pasar Ramadhan pada tahun ini dilaksanakan selama 27 hari apabila terhitung hingga hari Minggu nanti. Wali Kota mengapresiasi kepada seluruh pedagang dan pengunjung yang membantu dalam pemulihan ekonomi di Kota Samarinda dan juga mematuhi protokol kesehatan.
“Jumlah transaksi ini sangat besar, apabila kita ukur jangka waktu perputarannya 1 bulan saja. Dari situ terindikasi Samarinda perekonomiannya sudah mulai bergerak. Samarinda paling terdepan untuk mempercepat adaptasi dalam pemulihan ekonomi,” kata Andi Harun.
Pembukaan Pasar Ramadhan kali ini menggunakan persyaratan disiplin protokol kesehatan. Selama pelaksanaannya, Andi Harun mengemukakan evaluasi yang dia perhatikan.
“Kita bisa lihat ornamen tendanya belum terlalu kuat. Beberapa waktu lalu kan sempat roboh karena angin kencang. Saya juga merubah jalur rute pengunjung. Awalnya 1 jalur bisa 2 arus pengunjung, saya ubah rutenya menjadi 1 jalur 1 rute sehingga tidak menimbulkan kerumunan massa,” ungkapnya kepada awak media.
Selain itu, masih banyak masyarakat yang lalai akan menggunakan masker. Namun, Andi Harun memakluminya dikarenakan masih banyak masyarakat yang berada dalam tahap adaptasi protokol kesehatan.
“Semua sifatnya minor kok. Tinggal 1 saja yang harus kita jaga yaitu ketaatan kita dalam disiplin protokol kesehatan. Secara infografis, Samarinda sudah di zona hijau – orange, ini harus dipertahankan dan terus disosialisasikan disiplin protokol kesehatan agar menambah ketaatan masyarakat. Dengan taatnya masyarakat akan disiplin protokol kesehatan , seluruh aktivitas ekonomi pasca lebaran bisa terus berjalan,” pungkas Wali Kota Samarinda.
Terakhir, Walikota juga menuangkan ide terhadap potensi keberlangsungan Pasar Ramadhan Gor Segiri ini. Ia menginginkan adanya koridor fasilitas masyarakat untuk berbuka puasa bersama atau wisata kuliner Ramadhan berbau pujasera.(adv/DSH)
