SAMARINDA – Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, Wali Kota Samarinda, Andi Harun meminta dibentuk posko di pasar – pasar di Samarinda.
Hal tersebut, dilakukan untuk mengantisipasi kerumunan jelang Idul Fitri.
“Kadisdag, Ka Satpol PP, Dishub, Camat dan Lurah untuk bentuk posko terpadu di Pasar Segiri, Pasar Pagi, Pasar Sungai Dama, Pasar Rahmat dan Pasar lain yg biasa ramai pengunjung,” ungkap Andi Harun melalui keterangan tertulis, Minggu (2/5/2021).
Andi Harun meminta setiap posko tersebut ditetapkan petugas yang berjaga dan bertanggungjawab atas ketertiban parkir dari pintu masuk hingga aktivitas dalam pasar.
“Juga memotivasi/kampanye 3 M, mengurai kerumunan bagi penggunjung & pedagang,” terang dia.
Andi Harun juga meminta dibuat SOP operasi posko, pengendalian dan pengawasan.
“Bila dipandang perlu ditetapkan insentif bagi pelaksana operasi dan bila sudah selesai renops dan personilnya-RABnya diajukan ke Satgas COVID-19,” jelasnya.
Selain itu, dirinya juga meminta Dishub Samarinda dan Satpol PP untuk melakukan pengaturan lalu lintas jalan-jalan dalam kota dan ruas jalan lain yg kerap menjadi kawasan macet.
Hal itu dimaksud, untuk dilakukan dan dibentuk tim COVID-19 pengaturan kerumunan R4 dan R2 dan juga bila Renops giat tersebut selesai untuk RAB-nya diajukan ke Satgas COVID 19.
“Ka DKK, BPBD, Camat, dan Lurah untuk segera hari ini saling berkoordinasi dengan Disdag, Dishub, dan Satpol PP serta OPD terkait,” tegas dia.
Andi Harun juga meminta Diskominfo Samarinda, untuk dilakukan koordinasi dengan media untuk penggalangan kampanye belanja kebutuhan dan aktivitas warga jelang dan pasca Idul Fitri 1442 Hijriah.
“Tingkatkan intensitas kampanye 3 M dan bahaya penyebaran COVID-19 di media-media cetak dan elekteonik, termasuk media sosial serta media luar ruang,” terangnya.
“Mari kita perkuat sinergi mempertahankan capaian penanggulangan COVID-19 Samarinda terutama menjelang & pasca lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah,” sambung dia.
Tak lupa, Andi Harun juga mengucapkan terimakasih atas etos kerja pro aktif semua pihak.
“Disamping ini tugas mulia kita juga insya Allah bernilai ibadah karena untuk kepentingan keselamatan dan kesehatan warga Kota Samarinda,” tutup dia.
