Suasana rapat di kantor Bapelitbang PPU. (Dok. Humas Bapelitbang PPU)
PENAJAM – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapelitbang) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar rapat koordinasi Bantuan Keuangan (Bankeu) Tahun Anggaran 2026 bersama perangkat daerah terkait.
Rapat tersebut membahas perkembangan pelaksanaan paket pekerjaan yang bersumber dari Bantuan Keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur di Kabupaten PPU.
Plt Kepala Bapelitbang PPU, Ade Rianto Embonbulan mengatakan, dalam pelaksanaan Bankeu Tahun Anggaran 2026, Kabupaten PPU memperoleh 17 paket pekerjaan yang dilaksanakan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
“Rapat koordinasi menjadi forum untuk memantau perkembangan pekerjaan sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang ditemui selama proses pelaksanaan di lapangan,” ujarnya. Senin, (21/9/2026).
Lanjut dia, berdasarkan hasil koordinasi, secara umum pelaksanaan paket pekerjaan Bankeu Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten PPU berjalan dengan baik. Sejumlah tantangan yang muncul di lapangan dapat ditangani melalui koordinasi dan tindak lanjut bersama antarperangkat daerah terkait.
“Koordinasi tersebut dinilai penting untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan tetap berjalan sesuai rencana dan tidak mengalami hambatan yang dapat memengaruhi penyelesaian kegiatan,” tuturnya.
Ia menambahkan, Bapelitbang PPU berharap koordinasi yang dilakukan secara berkelanjutan dapat mendorong seluruh paket pekerjaan Bankeu Tahun Anggaran 2026 terlaksana dengan baik serta memberikan manfaat bagi pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
“Dengan demikian, dukungan Bantuan Keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap percepatan pembangunan infrastruktur dan kebutuhan pelayanan masyarakat di Kabupaten Penajam Paser Utara,” pungkasnya. (ADV)
